Senar sering dianggap sepele, padahal senar adalah satu-satunya penghubung antara kamu dan ikan. Dua jenis yang paling sering dipakai adalah senar PE (braid) dan senar nilon (monofilament).
Perbandingan singkat
| Aspek | Senar PE | Senar Nilon |
|---|---|---|
| Kekuatan per diameter | Sangat kuat | Sedang |
| Kelenturan (mulur) | Hampir tidak mulur | Mulur 15–25% |
| Sensitivitas | Sangat sensitif | Kurang sensitif |
| Harga | Lebih mahal | Murah |
| Mudah diikat | Perlu simpul khusus | Mudah |
Kapan memakai senar PE?
Gunakan PE untuk casting, jigging, dan popping. Diameternya yang tipis membuat lemparan lebih jauh dan sambaran kecil pun terasa. Untuk casting, PE 8 anyaman lebih licin dan senyap dibanding PE 4.
Kapan memakai senar nilon?
Nilon cocok untuk pemula, mancing dasar, dan galatama. Sifatnya yang mulur berfungsi sebagai peredam kejut sehingga ikan tidak mudah lepas saat fighting jarak dekat.
Jangan lupa leader
Jika memakai senar PE, tambahkan leader fluorocarbon atau nilon di ujungnya. Leader melindungi senar dari gesekan karang dan gigi ikan, sekaligus membuat sambungan ke umpan tidak terlihat di air.
Kesimpulan
Tidak ada yang lebih baik secara mutlak. Pilih PE untuk performa dan sensitivitas, pilih nilon untuk kemudahan dan harga. Banyak pemancing memakai keduanya: PE sebagai senar utama dan nilon atau fluorocarbon sebagai leader.
